RESUME
METODELOGI
PENELITIAN
“LATAR
BELAKANG MASALAH”
OLEH
:
NAMA : NITA ELLA DEMELIA
NIM : 1205576
PRODI : PENDIDIKAN BIOLOGI RM
JURUSAN
BIOLOGI
FAKULTAS
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2015
A. LATAR
BELAKANG MASALAH
Latar belakang
masalah adalah hal- hal yang mendasari atau mendorong keinginan seseorang untuk
memilih, mengungkapkan, atau memecahkan masalah melalui penelitian. Dengan
demikian, latar belakang masalah harus berisi uraian yang sifatnya
argumentative atau bersifat memberi alas an kenapa peneliti tertarik meneliti
masalah ini atau apa perlunya masalah yang dipilih itu diungkapkan atau
dipecahkan.
Dalam menyusun
latar belakang, diperlukan mengemukakan data, fakta, atau informasi yang
mendukung permasalahan. Data, fakta, atau informasi pendukung masalah biasanya
diperoleh dari studi pendahuluan, survey, wawancara, bacaan, media massa, atau
pertemuan ilmiah. Data, fakta, atau informasi pendukung ini sangat berguna
untuk memperkuat argumentasi kita bahwa masalah itu penting atau menarik dan
bisa untuk diteliti, sehingga dapat meyakinkan penilai proposal. Disamping itu,
penilitian sebelumnya yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti perlu
pula dikemukakan dalam latar belakang masalah. Kadangkala, masalah yang dipilih
terilhami oleh hasil penilitian orang lain . Misalnya, dari saran seorang
peneliti untuk meneliti lebih lanjut sesuatu yang belum terungkap penilitinya.
Kemungkinan lainnya dapat mengembangkan masalah setelah melihat sisi lain,
metode lain, atau perlakukan lain dari apa yang telah dilakukan peneliti dengan
cara memodifikasi penelitian sebelumnya.
Pada hakikatnya,
latar belakang masalah itu berguna untuk meyakinkan orang, penilai, atau
sponsor bahwa masalah itu layak, menarik, atau penting diteliti, sehingga
penilai, pembimbing, atau sponsor dapat menerima proposal yang diajukan. Tidak
mustahil suatu masalah sebenarnya sangat penting untuk diteliti, tetapi latar
belakang yang ditulis tidak bisa meyakinkan pembaca, penilai atau pembimbing
bahwa masalah itu menarik atau penting untuk diteliti atau dipecahkan, sehingga
proposal yang diajukan ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
kedudukan latar belakang masalah itu cukup penting, oleh karena itu perlu
disusun dengan baik. Untuk bisa menyusun latar belakang masalah yang baik tentu
perlu diperlukan latihan yang cukup.
1.
Fenomena/Kabar
Terbaru
Mengemukakan berbagai keadaan di masyarakat atau di kalangan
tertentu yang berhubungan dengan masalah yang akan di teliti. Misalnya berbagai
kebijakan pemerintah, masalah pendidikan, kenakalan remaja, prestasi siswa dll
2.
Kondisi
Ideal Didukung Teori-teori Terbaru
Mengemukakan kondisi yang diharapkan oleh siswa, masyarakat
atau pemerintah didukung oleh pemaparan berbagai kajian teori yang merujuk
kondisi yang diinginkan atau kondisi yang seharusnya.
3.
Kondisi
Empiris
Mengemukakan kondisi yang terjadi terhadap obyek yang akan
di teliti disertai berbagai bukti yang mendukung terhadap pengungkapan kondisi
tersebut.
4.Penemuan Masalah
Berdasarkan pengungkapan kondisi
ideal dan kondisi empiris (No. 2 dan No. 3) di atas maka akan muncul
ketimpangan antara keduanya yang kemudian akan di analisis dan di teliti.
4.
Alasan
Penelitian
Pada bagian akhir penulisan Latar Belakang kemukakan
pentingnya penulisan dan pentingnya pemilihan permasalahan yang di teliti serta
B. Batasan
Masalah
Ruang lingkup
masalah artinya segala sesuatu yang terkait dengan masalah yang juga mempunyai
peluang untuk diteliti. Untuk menentukan ruang lingkup masalah, terlebih dahulu
tentukan apa masalah ( variable) penelitiannya. Misalnya dari judul penelitian
di atas, “ Pengaruh Tugas Rumah terhadap Hasil Belajar Siswa SMU Negeri 2
Padang dalam Mata Pelajaran Biologi. Berarti ada dua masalah ( variable) dalam
penelitian ini, yaitu tugas rumah dan
hasil belajar.
Setelah dikemukakan
beberapa identifikasi masalahnya, maka langkah selanjutnya dilakukan penilaian masalah sesuai dengan focus
masalah yang gambarkan pada latar belakang masalah. Contoh lain batasan masalah
dari sebuah judul penelitian dalam bidang biologi adalah seperti berikut ini.
Pada penelitian yang berjudul “ Pengaruh Berat Benih terhadap Pertumbuhan
Jagung’” yang menjadi masalah adalah berat
benih ( variable bebas) dan pertumbuhan
( variable terikat). Dalam penelitian ilmu biologi, batasan masalah ini
sering juga dimasukkan ke dalam parameter
yang diukur.
C. Rumusan
Masalah
Langkah
berikutnya setelah masalah dibatasi adalah merumuskan masalah. Bagaimana cara
merumuskan masalah ? Menurut Suryabrata (1989:71) tidak ada aturan yang baku
mengenai cara merumuskan masalah. Namun, disarankan hal- hal sebagai berikut :
(1) Masalah
hendaknya dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.
(2) Rumusan
masalah harus padat dan jelas.
(3) Rumusan
masalah harus member arahan tentang jenis data yang diperlukan dan bagaiman
mendapatkannya untuk menjawab pertanyaan atau rumusan masalah yang diajukan.
Dalam
satu laporan penelitian atau skripsi mahasiswa sering ditemui sejumlah rumusan
masalah, tetapi tidak semuanya dijawab dalam penelitian. Sebenarnya hal semacam
itu mubazir atau tidak perlu. Sebaiknya kita hanya merumusakan masalah yang
akan diteliti.
Perumusan masalah adalah usaha
untuk menyatakan secara tertulis pertanyaan-pertanyaan yang ingin dicari
jawabannya melalui penelitian. Apakah yang dimaksud dengan masalah?
Dalam arti luas, masalah sebenarnya adalah semua bentuk pertanyaan yang
membutuhkan jawaban. Walaupun masalah merupakan titik tolak untuk melakukan
penelitian, tidak semua masalah dapat dijadikan objek untuk diteliti dan hal
ini dapat diketahui dari karakteristik masalah itu sendiri.
Pembentukan Rumusan Masalah
Penentuan topik adalah tahap awal dalam proses penelitian
atau penyusunan karya ilmiah. Topik yang masih bersifat awal tersebut kemudian
difokuskan dengan cara membuatnya lebih sempit cakupannya atau lebih luas
cakupannya. Ketika cakupannya sudah sesuai, kemudian permasalahan dapat
ditentukan. Permasalahan dapat berupa pertanyaan yang kemudian analisis atau
pernyataan argumentasi yang merupakan penjabaran bukti berdasarkan analisis.
Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan untuk
menemukan permasalahan dari topik karya ilmiah yang sudah siap.
1. Tentukan
tipe karya ilmiah
2. Siapkan
sumber informasi (resources)
3. Menyempitkan
atau memperluas topik
4. Membangun permasalahan
dari topik
5. Uji “SO
WHAT”
D. Tujuan
Penelitian
Tujuan
penelitian berkaitan erat dengan judul, rumusan masalah, hipotesis atau
pertanyaan penelitian. Pada hakikatnya,
tujuan penelitian adalah untuk menguji hipotesis mencari jawaban yang dipertanyakan
dalam rumusan masalah atau dalam pertanyaan peneliti. Ada pula yang
mencampurkan tujuan penulisan skripsi dengan tujuan penelitian. Misalnya ada
yang membuat tujuan penelitian untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh
gelar sarjana.
Tujuan penelitian
ini adalah atau penelitian ini bertujuan untuk mengetahu :
(1) Pengaruh
Tugas Rumah Terhadap Hasil Belajar Siswa SMU Negeri 2 Padang Dalam Mata
Pelajaran Biologi.
(2) Hubungan
NEM dengan Indeks Prestasi Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi.
(3) Hubungan
Pendidikan Orang Tua dengan Tingkat Kesulitan Belajar Anak.
Tujuan penelitian dibedakan menjadi dua macam
yaitu :
a.
Tujuan Umum,
mengandung uraian garis besar sasaran akhir secara keseluruan yang akan dicapai
b.
Tujuan khusus,
mengandung uraian secara rinci untuk mencapai tujuan umum.
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oeh
mahasiswa yang sedang membuat Skripsi atau tesisi adalah merumuskan tujuan
sebagai berikut :
a.
Tujuan
penelitian adalah untuk memenuhi tugas dalam mencapai gelar sarjana
mudah/sarjana
b.
Tujuan
penelitian adalah untuk mencari data
Tujuan penelitian harus lebih luas dari
pada sekedar hal yang bermaslah. Jawab terhadap rumusan masalah dan tujuan
penelitian terletak pada kesimpulan penelitian.
DAFTAR
PUSTAKA
Prof. Dr. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung:
CV. Alfabeta
Abdul Muthalib, Metode Penelitian Pendidikan Islam, Banjarmasin:
Antasari Press
Kunandar, S.Pd.,M.Si, Langkah Mudah Penelitian
Tindakan Kelas, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Mahsun, Metode
Penelitian Bahasa, Jakarta: PT. Raja Grafindo Pesada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar